Thursday, April 14, 2011

mamasku.

Ola.
Lagi seneng banget ngajak si Mamas ngobrol. Dia udah mulai bisa ketawa lebar (walopun belom keluar suaranya) dan ngeluarin suara2 lucu....
Gw fotoin dan videoin segala. How cute he is :')

 His supercute smile


 His UBERCUTE voice recorded in this video.
(Mind mine & my mom's silly voice to get him laugh :p)

Anyway, so far anakku ini tumbuh sehat. Lahir dengan berat badan kurang (2.1 kg!) bikin kita khawatir banget dan pengen buru2 dia cepat besar. Ternyata gak boleh seperti itu yah. Akhir2 ini dia sering muntah pas disusuin. Gue bilang muntah soalnya kadang keluar dari hidungnya. Habis muntah dia laper lagi, trus dDisusuin lagi, kejadiannya sama begitu lagi. Dan, banyak. Hiks. Sediiiihh banget ngeliatnya. Susu yang udah diminum banyak, belum sempat terserap udah keluar lagi :( Akhirnya dikasih Vomerin sama dokter. Gue minumin seperlunya aja kalo pas dia muntah banyak (1 - 2 tetes). Yaudahlah sekarang kita mau sabar aja. Gak mau lagi punya perasaan bersaing dengan sepupu2nya yang endut2. Biarin aja agak lama naik berat badannya yang penting Mamasnya sehat, gak muntah2 lagi.. Huhuhuhu..

Ini history BB si Mamas:
- Lahir : 2.1 kg
- Pulang dari RS : 2 kg
- 17 hari : 2 kg
- 40 hari : 2.4 kg
- 1 bulan : 2.8 kg
- 1.5 bulan : 3.45 kg
- 2 bulan : 3.9 kg
- Today : 4.3 kg

So far tetep naik sih. Mudah2an naik terus. Biar lambat, asal sehat deh!! :)

Saturday, April 9, 2011

Penampakannya.

Gak Afdol deh, di postingan sebelumnya gak ada foto si Mamas sama sekali. Maka inilah dia saya persembahkan:

Mamas udah bisa ketawa2 kadang2 kalo diajak ngobrol. We are a proud & happy parents :)

Mengenai nama panggilan, hehehe, kita masih plin plan, dulu pas baru lahir Ryo, trus beberapa minggu kemudian Aryo, dan beberapa hari belakangan kadang dipanggil Asytar. Hihihi.. Jadi dipanggil Mamas aja dulu degh :p

Adek2 ku lucu2 degh, Anti gak mau dipanggil Tante, maunya dipanggil Tata (artinya tante, in french) Oh, dia juga bikinin video buat Mamas, bisa di cek di blognya, disini, atau langsung ke yutub. It's Lovely!!! :')
Nah, si Berdi malah aneh lagi, maunya dipanggil Paman! Hahahahha... Paman Gober!
Kalo eyang2nya, maunya dipanggil Eyang Mama dan Eyang Papa, soalnya kalo dipanggil Uti dan Akung kesannya tua banget! :))
While me and Arief maunya dipanggil Ibu dan Ayah :)

Stripnya ada 2!

 Disclaimer: Kalo yang ini dari 22 Juli tahun lalu juga :))

 Subhanallah..... Alhamdulillah Wa Syukurillah....

Setripnya ada 2 saudara2!! :)





Memandang sebelah mata.

Disclaimer: Postingan ini ada di draft dari 22 April tahun lalu. :))


Apasih itu? *sambil googling*

Selama ini, saya mengartikan kalimat tersebut itu sama dengan meremehkan, atau menyepelekan orang lain.
Lalu saya menemukan link ini dengan kata kunci "memandang sebelah mata" dengan bantuan Google. Disitu dikatakan bahwa :

Salah satu contoh adalah pemakaian istilah “ dipandang sebelah mata”. Istilah ini seringkali digunakan untuk mengacu pada arti “diremehkan” atau “disepelekan”. Padahal, arti yang sebenarnya adalah “dipandang secara saksama”. Penggunaan istilah ini bisa jadi bermula dari kebiasaan seorang penembak yang seringkali memicingkan sebelah matanya untuk menghindari bias, sehingga bidikannya jadi tepat sasaran. Maka, istilah “dipandang sebelah mata” seharusnyalah berarti “dipandang secara saksama untuk menghindari bias”. Tetapi, dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali orang yang merasa jengkel bila dipandang sebelah mata. Sungguh ironis.

Well, anyway, terlepas dari arti yang sebenarnya apapun itu, saya cuma mau sharing aja. Menekankan kepada pemahaman selama ini: meremehkan dan menyepelekan, bahkan merendahkan orang lain. Pernah nggak sih kita semua berlaku begitu terhadap orang lain?? Menganggap derajat orang lain lebih rendah daripada kita?? Mungkin tidak. Mungkin iya. Mungkin ada yang bilang tidak, namun dalam keseharian, kita tanpa sengaja berlaku seperti itu.

Dalam hal ini, saya mengakui, ya, saya kadang suka memandang orang dengan sebelah mata. Contoh: Tukang parkir, Mas mas atau Mbak mbak yang suka meriksain tas waktu masuk ke gedung perkantoran, satpam, dan lain2 dan lain2 yang suka dianggap orang "kecil". Gak ada alesan kenapanya, cuma sombong aja sepertinya. Gila ya, manusia seperti saya bisa sesombong itu. Padahal saya punya apa? NOL. Gak punya apa2. Meh.
Out of Nowhere, saya tersadar, dan saya sekarang berusaha bersikap ramah terhadap siapapun :)